SEKATOJAMBI.COM, KOTA JAMBI – Kebakaran hebat kembali terjadi di Kota Jambi, Rabu pagi (28/1/2026). Dua rumah ludes terbakar dan satu orang dilaporkan tewas dalam musibah tersebut.
Peristiwa nahas itu terjadi di kawasan padat penduduk Jalan Bangau I, RT 10, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan. Korban tewas diketahui bernama Vito Veno Haryanto (24), seorang pemuda penyandang autisme, yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya.
Diduga korban terjebak di dalam rumah yang terkunci saat api mulai membesar. Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 09.45 WIB. Seorang saksi mata, Masrita, melihat asap tebal keluar dari atap seng rumah korban ketika sedang menjemur pakaian.
“Saksi sempat memukul atap rumah korban dan memanggil pemilik rumah, namun tidak ada jawaban,” ungkap keterangan kepolisian.
Warga sekitar sempat berupaya mendobrak pintu rumah untuk menyelamatkan korban. Namun usaha tersebut gagal karena pintu terkunci dan kobaran api sudah tidak terkendali.
Sekitar 20 menit kemudian, enam unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Proses pemadaman berlangsung dramatis dan api baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.15 WIB.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas pemadam kebakaran bersama aparat kepolisian memasuki rumah korban. Di dalam kamar, korban ditemukan telah meninggal dunia.
Diketahui, sebelum kejadian, korban ditinggal oleh ibunya, Ardianti Hasibuan (40), yang pergi mengantar dagangan kue. Korban yang mengalami autisme sejak kecil diketahui berada seorang diri di dalam rumah saat kebakaran terjadi.
Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar melalui Kasi Humas Ipda Dedi Haryadi membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
“Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Dugaan sementara bisa berasal dari korsleting listrik atau kompor gas. Saat kejadian, hanya korban yang berada di dalam rumah,” ujar Ipda Dedi Haryadi.
Ia menambahkan, Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan telah diperintahkan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan sumber api.
Akibat kebakaran tersebut, dua unit rumah permanen beserta isinya mengalami kerusakan berat. Sementara nilai kerugian materiil masih dalam proses pendataan. Tidak ada korban luka lainnya.































